Doa Sebelum Bersetubuh

Doa Sebelum Bersetubuh (jima’ )

Doa merupakan pengharapan kita kepada Allah SWT. Dimana saat kita mengharapkan sesuatu alangkah baiknya berdoa sebelum melakukan sesuatu, agar diberi kemudahan dan mendapatkan hasil yang terbaik. Doa yang saya bahas disini adalah saat kita akan melakukan hubungan intim dengan istri pastinya :).

Doa Sebelum bersetubuh atau yang di dalam Islam disebut jima’, adalah doa agar saat kita bersetubuh dijauhkan dari gangguan setan dan berharap hasil atau anak yang kita harapkan menjadi anak yang sholeh dan pastinya berbakti kepada orang tua.

Doanya sebagai berikut :

Bismillaahi, Alloohumma jannibnaashshaythoona wa jannibishaiythoona maa rijaktanaa

“Dengan Nama Allah, ya Allah, jauhkanlah kami dari syaitan dan jauhkan syaitan agar tidak mengganggu apa (anak) yang Engkau rizkikan kepada kami.”

HR.Abu Dawud no,2160, Ibnu Majah no.1918 dan lihatlah shahih Ibnu Majah I/324 dan Aadaabuz Zifaaf fis Sunnah al-Muthahharah hal 93 oleh Syaikh al-Albani.

HR.Al-Bukhari no 141, 3271, 5165, dan 6388, dan Muslim no 1434, dari ‘Abbas.
Sabda Nabi “Apabila ditakdirkan mendapatkan anak, maka ia (anak itu) tidak akan diganggu oleh syaitan selama-lamanya.”

Dan cuma untuk pengingat saja, Allah Azza wa Jalla juga menyatakan di dalam firman-Nya, bahwa syarat untuk melakukan hubungan badan ialah harus dalam kondisi suci. Kesucian tubuh dari ‘penyakit’ haid adalah demi mewujudkan seks sehat, sebagaimana firman-Nya: Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah. Haid itu adalah kotoran (penyakit).

Oleh sebab itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri (QS. al-Baqarah/2: 222).

Rasulullah SAW bersabda: Jika seseorang diantara kamu bersenggama dengan istrinya, hendaklah ia lakukan dengan penuh kesungguhan. Kemudian, kalau ia telah menyelesaikan kebutuhannya sebelum istri mendapatkan kepuasan, maka janganlah ia buru-buru mencabut (kemaluannya), sampai istrinya menemukan kepuasan (HR Abdul Razaq).

About these ads

Perihal Sifuli

Bicara tentang makan minum, tidur baring, dan beranak pinak yang membina adat resam untuk kehidupan rohani, jasmani, jiwa dan raga. Diantara weblog Sifuli yang popular adalah seperti berikut: Dukun Asmara bicara tentang beranak pinak. Hipnotis Sifuli bicara tentang tidur baring. Jalan Akhirat bicara tentang adat resam (agama) Doa Ayat dan Zikir untuk rohani jasmani jiwa dan raga. Jika tak suka sekali pun janganlah tinggalkan komentar yang keterlaluan. Kerana segalanya adalah sekadar ilmu pengetahuan. Wasalam.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s